blog-indonesia.com JAGA-PELIHARA-LESTARIKAN LINGKUNGAN HIDUP INI - BUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA, TANAM TANAMAN PADA LAHAN KOSONG, MINIMALISIR PENGGUNAAN AIR BERSIH, KURANGI BERKENDARAAN blog-indonesia.com

Senin, 24 Agustus 2009

Mewarnai Umpan Hidup

Dalam mewarnai umpan hidup, perlu kita perhatikan bahwa, warna yang kita pakai harus memenuhi kreteria sebagai berikut :

1. Tidak mengandung bahan berbahaya nanti di complaint oleh Pecinta Lingkungan
2. Tidak berbau
3. Mempunyai warna yang cemerlang hingga mudah memikat

Umpan yang diberi warna tetap hidup sehingga mempunyai gerakan yang mengundang ikan.

Pada mancing Gabus/Toman, biasanya kita pergunakan anak ikan mas yang berwarna kuning atau merah, dan ternyata dari penyelidikan orang-orang bule di negri sono, hanya ada 3 warna yang sangat memikat ikan untuk memakan yakni :

1. Kuning
2. Orange
3. Merah

Selalu saja menjadi pertanyaan, kenapa umpan hidup perlu juga diwarnai dan diberi aroma : Tidak ada literature ataupun petunjuk mengenai kapan dimulainya umpan hidup perlu diwarnai dan diberi rasa, seperti juga umpan-umpan yang saat ini digunakan.

Bila dipikir, apa hubungannya, Rasa Keju, Pisang, Kroto untuk umpan……….ternyata ini hanya dari coba-coba para mania mincing.Umpan hidup, sebagai dasar makanan alami dari ikan-ikan yang hidup dialam terbuka pasti juga mempunyai warna alami, oleh karena keisengan para pemancing sehingga umpan hiduppun perlu dimasukkan kesalon untuk didandani.

Warna dan aroma adalah salah satu yang menjadi tujuan dalam mengkreatifitas umpan hidup ini.

Bahan untuk mewarnai, agar diusahakan dari tumbuh-tumbuhan yang ada disekitar kita, seperti

* Warna kuning, bisa dipakai dari KUNYIT
* Warna hitam, dari pohon urang-aring (biasa tumbuh dipinggiran saluran air)
* Warna Merah, dari KUNYIT GAJAH
* Warna Biru, diambil dari daun SUJI

Bahan-bahan tersebut adalah bahan dasar dari warna-warna yang akan disajikan

Cara pembuatan bahan warna dari umbi pohon :

* Ambil umbi yang akan dipakai (Kunyit, Kunyit Gajah) secukupnya
* Parut atau blender hingga halus
* Campurkan air secukupnya
* Diamkan selama sehari, bila telah endap, buang air dan ganti dengan yang baru
* Ulangi 3 kali atau lebih hingga bau yang ditimbulkan hilang
* Ambil endapannya dan jemur
* Bahan siap digunakan

Cara pembuatan bahan warna dari daun/pohon :

* Daun/pohon yang akan digunakan untuk pewarna diremas-remas
* Campurkan sedikit air dan remas-remas kembali hingga daun/pohon hancur
* Saring air remasan
* Bahan warna siap digunakan

Cara mewarnai umpan hidup

Untuk umpan yang sudah mengeluarkan air seperti cacing, bahan dengan dasar umbi bisa langsung digunakan atau ditaburkan sehari sebelum umpan digunakan.

Untuk umpan yang kering, seperti ulat, jangkrik dan sebagainya, pada umpan dengan dasar umbi, perlu diberi sedikit air agar warna bisa melekat, sedangkan warna dari daun/pohon bisa langsung digunakan. Setelah umpan diberi warna, jemur selama 1 jam dan umpan siap digunakan


Perhatian :

Warna pada umpan, hanya bertahan dalam air selama 45 menit sampai dengan 2 jam saja

Untuk lebih effektip, pencampuran warna dengan air, sebaiknya juga ditambahkan umpan hidup yang telah disatukan dengan air campuran sehingga bau yang ditimbulkan sama dengan umpan hidup tersebut

Demikian mengenai pewarnaan umpan ini disampaikan, semoga bermanfaat untuk para mancingers, apabila ada sesuatu kesalahan dan kurangnya penyempurnaan dalam penyajian, mungkin ada teman-teman yang bisa menambahkan/menyempurnakan lebih lanjut.


By. MJ Sanusi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar Anda sangat berarti sekali buat perkembangan blog ini, Terima kasih...

 

Pengikut

Bagikan Bagikan
Top Fishing Websites at TopFishingSites.Com Add to Technorati Favorites Monitor link cyber-lake.com Top Fishing Sites

MANCING MANIA Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template