blog-indonesia.com JAGA-PELIHARA-LESTARIKAN LINGKUNGAN HIDUP INI - BUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA, TANAM TANAMAN PADA LAHAN KOSONG, MINIMALISIR PENGGUNAAN AIR BERSIH, KURANGI BERKENDARAAN blog-indonesia.com

Senin, 27 Juli 2009

Memancing Dari Mata Pencaharian Jadi Gaya Hidup


Memancing ikan, salah satu mata pencaharian masyarakat Indonesia yang sudah ada sejak ratusan tahun silam. Seiring dengan perkembangan pariwisata, memancing kemudian masuk dalam kegiatan utama wisata bahari dan akhirnya menjadi gaya hidup tersendiri.

Peminatnya datang dari berbagai kalangan dan usia. Kini, peralatan memancing semakin modern dan lokasi memancing pun kian banyak, di alam maupun buatan.

Memancing bagi sebagian orang merupakan salah satu bentuk penyaluran dalam berwisata. Ada kebahagiaan yang sulit terungkap ketika berhasil mendapat ikan dari mata kail sendiri. Bahkan ada yang beranggapan, memancing merupahan kegiatan yang tepat untuk melatih kesabaran.

Sebagai negara yang memiliki perairan lebih luas dari daratan, rasanya tak sulit mencari lokasi memancing. Namun bagi mereka yang enggan pergi ke laut, danau dan sebagainya, wisata memancing masih dapat dilakukan di tambak atau empang pemancingan.

Di Jabodetabek tersebar beberapa lokasi pemancingan buatan yang kerap dikunjungi para pemancing mania. Satu di antaranya berada di daerah Pondok Gede, Jakarta Timur. Namanya Pemancingan Puspita, yang berada tidak begitu jauh dari Lubang Buaya.

Pemancingan yang berdiri sejak tahun 1991 ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap. "Awalnya cuma ada dua kolam pemancingan berukuran besar," kata Iin pengelola Pemancingan Puspita. Lambat laun, pemancingannya berkembang. Pengunjung yang datang semakin banyak. Menurut Iin, kolam-kolam pemancingannya diisi oleh beragam jenis ikan tawar, seperti bawal, mas, patin, dan lele.

Setiap hari pemancingan ini ramai dikunjungi orang terlebih pada akhir pekan. Tamu yang datang tidak semuanya memancing. Justru banyak yang bertujuan sekadar rekreasi, menemani sang pemancing sekalian refreshing. Banyak pemancing yang datang bersama dengan anak dan istri. Di pemancingan ini juga tersedia kantin yang menyediakan aneka minuman juice dan lainnya serta berbagai makanan.

Seperti hari itu, Pemancingan Puspita ramai dikunjungi pemancing dengan keluarga. Kebanyakan memang pemancing laki-laki. Salah satunya Supriadi yang datang bersama anak dan cucunya. Lelaki tua ini sudah dari pukul sebelas siang berada di pemancingan ini dan dia sudah mendapatkan sekitar 15 ekor ikan bawal. Ketika ditanya sejak kapan menggeluti olah raga mancing ini, Supriadi menjawab sambil tertawa. "Wah sejak masih kecil aku sudah senang mancing," katanya sambil menunjuk cucunya yang sedang asyik memegang joran.


Memancing ternyata bukan cuma diminati kaum pria. Buktinya di Pemancingan Puspita, terdapat beberapa wanita yang mengaku menyukai memancing sejak lama. Di salah satu sudut, nampak seorang perempuan sedang asyik menggulung kenur miliknya. Ketika ditanya sejak kapan menyenangi olah raga ini, perempuan bernama Dina itu menjawab tegas."sudah dari saya kecil. Enak untuk menghilangkan stress," ujarnya.

Pemancing wanita lain yang TC temui bernama Ade, 26 tahun. Dia mengaku gemar memancing sejak empat tahun lalu."Kalau yang benar-benar hobi mancing, pasti ketahuan orangnya lebih sabar," katanya sambil tertawa. Ade memberi tips dalam memancing supaya mendapat ikan yang banyak. Menurutnya setiap lokasi memancing itu ikan dan umpannya berbeda. "Jadi harus tahu itu supaya tidak sia-sia," kata Ade yang sudah memancing di berbagai tempat pemancingan di Jakarta.

Baik Dina, Ade, dan Supriadi mengaku memancing dapat menghilangkan stress usai sibuk bekerja selama seminggu. Selain itu, memancing juga dapat memacu gairah hidup. Bagi mereka dan mungkin pemancing lain, ketika umpan disambar dan ikan berhasil ditangkap, merupakan saat yang mendebarkan sekaligus menyenangkan. Dulu memancing memang menjadi mata pencaharian masyarakat Indonesia, kini selain itu juga sudah menjadi sebuah gaya hidup hagi scbagian orang yang ingin mendapatkan kebahagiaan sekaligus menghilangkan kejenuhan dari rutinitas.

Tips:

Lokasi Pemancingan Puspita mudah dijangkau. Dari Bekasi dan sekitarnya, naik angkot 02 jurusan Bekasi-Pondok Gede, lalu berganti angkot K40 jurusan Kampung Rambutan, turun di depan PUSKOPAU LANUD Halim Perdana Kusuma.

Tempat Memancing lainnya di Jabodetabek, antara lain: Pemancingan Telaga Mina di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Pemancingan MBAU di Komplek AURI belakang MBAU Pancoran, Pemancingan KFT di Komplek KFT jalan Lingkar Luar Cengkareng, Jakarta Barat, Pemancingan Cinangka Indah di Jalan Cinangka Indah 18, Sawangan, Bogor, dan Pemancingan Telaga Nilam di Gondrong Petir, Tangerang.

Sumber: Majalah Travel Club

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar Anda sangat berarti sekali buat perkembangan blog ini, Terima kasih...

 

Pengikut

Bagikan Bagikan
Top Fishing Websites at TopFishingSites.Com Add to Technorati Favorites Monitor link cyber-lake.com Top Fishing Sites

MANCING MANIA Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template